Comments (7) on "Kesadaran dan Kedewasaan dalam Beragama"

  1. Kebebasan berfikir dalam islam adalah, bebas untuk menentukan, untuk berfikir tentang apa pun, baik memikirkan tentang pilihan agama, karna islam tidak mempunyai keterpaksaan, ketika orang ragu dengan islam, maka ia boleh meneliti keburukan islam, karna yang di ketahui org yang meneliti keburukan islam maka sebaliknya ia memeluk agama Islam, jadi kemerdekaan berfikir dalam islam adalah, setiap manis bebas berfikir, bebas berpendapat

  2. 1.kesadaran dan kedewasaan dalam beragama
    Sebagian besar pengaruh agama di dunia berasal dari keturunan atau lingkungannya, se orang muslim yang hidup hanya dalam lingkungan yang beragama islam akan meyakini islam benar dan yang lain salah, akan tetapi ke adaannya berbeda jika seorang muslim berada pada lingkungan yang mayoritas tidak beragama islam, akan tetapi ilmu agama tidak akan menilai mana agama yang benar dan mana agama yang tidak benar dan untuk menuju kesadaran ke agamaan yang utuh maka setiap umat beragama harus memenuhi dimensi keagamaan secara keseluruhannya.

  3. Dari pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa kesadaran baragama merupakan sesuatu yang terasa, dapat diuji melalui introspeksi dan keterdekatan dengan sesuatu yang lebih tinggi dari segalanya, yaitu Tuhan.

    Kesadaran beragama merupakan dasar dan arah dari kesiapan seseorang mengadakan tanggapan, reaksi, pengolahan, dan penyesuaian diri terhadap rangsangan yang datang dari luar. Kesadaran akan norma-norma agama berarti individu menghayati, menginternalisasi, dan mengintegrasikan norma tersebut kedalam diri pribadinya. Penggambaran tentang kemantapan kesadaran beragama atau religius tidak dapat terlepas dari kriteria kematangan kepribadian. Kesadaran beragama yang mantap hanya terdapat pada orang yang memiliki kepribadian yang matang, akan tetapi kepribadian yang matang belum tentu disertai dengan kesadaran beragama yang mantap.

    Kesadaran yang mantap merupakan suatu disposisi dinamis dari sistem mental yang terbentuk melalui pengalaman serta diolah dalam kepribadian untuk mengadakan tanggapan yang tepat konsepsi pandangan hidup, penyesuian diri dan bertingkah laku. Kesadaran beragama merupakan dasar dan arah dari kesiapan seseorang mengadakan tanggapan, reaksi, pengolahan dan penyesuaian diri terhadap rangsangan yang datang dari dunia luar. Kepribadian yang tidak matangmenunjukkan kurangnya pengendalian terhadap dorongan biologis, keinginan, aspirasi, dan hayalan-hayalan. Kepribadian yang tidak matang kurang mampu melihat dirinya sendiri, sehingga perilakunya kurang memperhitungkan kemampuan diri dan keadaan lingkungan sekitarnya.

  4. Kesadaran beragama yaitu: merupakan rasa keagamaan, pengalaman ke-Tuhanan,

    keimanan, sikap dan tingkah laku keagamaan yang terorganisasi dalam sistem

    mental dari kepribadian. Karena agama melibatkan seluruh fungsi jiwa-raga

    manusia, maka kesadaran bergama pun mencakup aspek-aspek afektif, kognitifdan motorik.
    Kedewasaan yaitu:
    kedewasaan beragama tidak terlepas dari kriteria kedewasaan kepribadian, karena jika sikap kedewasaan beragama dimiliki seseorang maka memiliki kedewasaan kepribadian, demikian sebaliknya. Dengan kedewasaan beragama yang dimiliki setiap orang maka terciptalah kerukunan beragama yang merupakan suatu sarana untuk mencapai tujuan lebih jauh yaitu situasi aman dan damai.Oleh karena itu, perlu adanya kedewasaan dalam beragama yang penuh dengan asumsi dan pandangan, karena keimanan dan kedekatan dengan Tuhan sangat tidak dapat diukur secara ilmiah.

  5. Kesadaran beragama adalah rasa keagamaan,pengalaman ketuhanan,keimanan,sikap dan tingkah laku keagamaan yg terorganisasi dalam sikap mental kepribadian.

  6. setiap manusia pasti memiliki kesadaran terhadap agama nya,dan allah menunurunkan 4 kitab,dan yg paling sempurna ialah al-qur’an yg dipedomankan oleh umat muslim. Semakin dewasa kita semakin sadar akan takut dengan dosa,maka dari itula ikuti aturan yg telah ditetap kan didalam al-qur’an.

  7. setiap manusia pasti memiliki kesadaran terhadap agama nya,dan allah menunurunkan 4 kitab,dan yg paling sempurna ialah al-qur’an yg dipedomankan oleh umat muslim. Semakin dewasa kita semakin sadar akan takut dengan dosa,maka idari itula ikuti aturan yg telah ditetap kan didalam al-qur’an.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top