Comments (2) on "Klasifikasi Ilmu Dalam Islam"

  1. Saat kecil kita telah belajar Islam,Ustadz atau Ustadzah memberikan penjelasan tentang macam-macam ilmu, melalui para Guru kita itu kita mengenal klasifikasi ilmu. Syed Muhammad Naquib al-Attas menjelaskan pembagian ilmu ini dalam buku Islam dan Sekularisme.klasifikasi ilmu terbagi menjadi 2 kategori yaitu Fardu ‘ain dan Fardu kifayah. Sebagaimana tubuh kita yang terdiri dari dua hal yaitu jiwa dan raga, begitupun ilmu terbagi kepada dua jenis.
    1.ilmu agama, Fardu ‘ain) diberikan oleh Allah kepada manusia melalui pengungkapan langsung, sedangkan yang kedua melalui spekulasi dan usaha penyelidikan rasional dan didasarkan atas pengamatannya tentang segala sesuatu yang dapat ditangkap oleh pancaindra (sensible) dan dipahami oleh akal (intelligible).
    Ilmu jenis pertama menyingkap misteri Wujud dan Eksistensi dan mengungkapkan hubungan sejati antara diri manusia dan Tuhannya.
    2.Fardu kifayah) merujuk kepada ilmu-ilmu sains (ulum) yang diperoleh melalui pengalaman, pengamatan dan penelitian. Ilmu ini bersifat diskursif dan deduktif dan berkaitan dengan perkara yang bernilai pragmatis. Ilmu ini wajib dikuasai oleh sebagian saja dari sekelompok kaum Muslimin.
    ilmu jenis kedua yaitu ilmu yang kedua itu jika tanpa alasan ada tuntunan dari ilmu yang pertama, maka tidak akan menuntun ilmu terhadap manusia dengan benar di dalam kehidupannya dan hanya akan membingungkan dan menjerat manusia ke dalam kancah pencarian yang tanpa akhir dan tujuan.
    adalah hidangan dan kehidupan bagi jiwanya, dan yang lain adalah bekal untuk melengkapi diri manusia di dunia untuk mengejar tujuan-tujuan pragmatisnya untuk raganya.
    Ilmu Fardu ‘ain adalah wajib dikuasai oleh setiap muslim, biasanya ia disebut ilmu agama.
    Ia akan membimbing kehidupan setiap muslim untuk menjadi manusia yang baik. Kitab suci Al-Quran, sunnah, syariah dan hikmah adalah unsur-unsur utama dari jenis ilmu yang pertama itu, Adapun hikmah,manusia hanya dapat memperolehnya melalui ibadah dan ketaatan kepada Allah. Hal ini bergantung pada anugerah Allah Subhanahu wa Ta’ala serta kekuatan dan kemampuan spiritual yang diberikan Allah kepadanya sehingga ia dapat menerima ilmu ini.
    ilmu tentang dasar-dasar Islam (Islam-Iman-Ihsan), Nabi Shalla Llahu ‘alayhi wasallam, sunnah dan kehidupannya, serta mengamalkan ilmu itu yang didasarkan pada amal dan pengabdian pada Allah sehingga setiap Muslim sudah berada dalam peringkat awal ilmu,

  2. -klasifikasi ilmu dalam islam
    Ilmu bisa tergolong ilmu fardhu’ain dan fardhu khifayah yang tergolon dalam fardhu’ain adalah ilmu agama dan macam-macamnya dengan memulai kitab-kitab Allah kemudian dan di ikuti dengan ibadah seperti shalat, puasa, zakat dan lainlain sedang kan yang tergolong dalam fardhu khifayah adalah segala ilmu yang di gunakan untuk tegaknya perkara perkara dunia seperri ilmu kedokteran, perikanan dan lain lain,dalam agama kita mempelajari ilmu itu wajib di tuntun samai ke liang lahart jangan lah kamu bermalas malasan dalam menuntut ilmu karna kalau kita tidak mempunyai ilmu kita tidak bisa berfikir kayak mana kita bisa sukses kedepannya dan mencari ilmu pengetahuan dalam islam ilmu merupakan pengetahuan mendalam hasil usaha yang sungguh sungguh atau ijtihad dari pada ilmuan muslim atas persoalan persoalan duniawinya dalam hal itu marilah kita sekarang bersungguh sungguh lah menuntut ilmu dan contoh lah tokoh tokoh yang sudah berusaha dalam mengejar ilmu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top